Gus Dur

Tidak penting apapun agama atau sukumu, kalau kamu melakukan sesuatu yang baik untuk semua orang, orang tidak pernah tanya agamamu.

Punokawan

Ojo Dumeh.

Sunan Kalijogo

jika sudah tiba zamannya dimana sungai-sungai hilang kedalamannya (banyak orang yang berilmu yang tidak amalkan ilmunya), pasar hilang gaungnya , wanita-wanita hilang malunya maka cepat-cepatlah kalian keluar 4 bulan dari desa ke desa dari pintu ke pintu JANGANLAH PULANG sebelum mendapat HIDAYAH dari Allah swt.

Gus Mus

Kalau anda dipuji sedangkan anda merasa tidak sepantasnya dipuji, kenapa anda senang? kalau anda dicela, sedangkan anda merasa tidak sepantasnya dicela, kenapa anda marah?.

Hadratus Sayaikh KH. Hasyim Asyari

Sesungguhnya perpecahan, pertikaian, saling menghina dan fanatik madzhab adalah musibah yang nyata dan kerugian besar.

Hasil Pertandingan Pra Piala Asia 2015

0 komentar

Uzbekistan 0-0 Hongkong

 

Vietnam 1-2 Uni Emirat Arab

Iran 5-0 Lebanon

Thailand 1-3 Kuwait

Oman 1-0 Suriah


Irak 1-0 Indonesia

Yordania 4-0 Singapura

Yaman 0-2 Bahrain

Qatar 0-2 Malaysia

Arab Saudi 2-1 Cina


Irak vs Indonesia 2013

0 komentar

Jadwal pertandingan Pra Piala Asia Rabu 6 Februari 2013, akan mempertemukan Timnas Indonesia Vs Irak. Jika tidak ada perubahan, sedianya pertandingan ini akan disiarkan secara langsung oleh SCTV mulai pukul 20.30 WIB.
Bermain di Al-Rashid Stadium, Timnas Indonesia cukup diuntungkan dengan cuaca yang tidak seekstrim saat melakoni laga terakhir melawan Yordania.
Namun demikian bukan berarti anak asuh Nil Maizar bisa leluasa untuk mencuri poin dari Iraq. Pasalnya di laga uji coba terakhir, Iraq sukses membenamkan Malaysia dengan skor 3-0.
Sementara Indonesia mendapatkan hasil yang lebih buruk dari Malaysia, karena harus menelan kekalahan telak 0-5 dari tuan rumah Yordania.
Kabar baik mungkin bisa sedikit membuat Nil Maizar lega, dengan bergabungnya Irfan Bachdim.
Irfan menjadi andalan lini depan setelah Agung Suprianto tidak dapat diturunkan, akibat hukuman kartu merah ketika dipartai terakhir bersama Garuda Muda.
Namun kabar dimainkannya Raphael Maitimo juga masih tanda tanya. Pasalnya FIFA masih menyelidiki dengan seksama mengenai status Maitimo di Timnas Senior Belanda.
Nil Maizar sendiri telah melatih barisan belakang, untuk siap dalam mengantisipasi bola-bola atas yang mungkin akan diperagakan para pemain Irak.
Di atas kertas peluang Timnas Indonesia untuk memenangkan pertandingan perdana ini memang tipis, bahkan untuk meraih hasil imbang pun dirasa sulit.
Namun dengan kerja keras dan doa seluruh masyarakat Indonesia, semoga Timnas Indonesia bisa memberikan yang terbaik.
Lima Pertandingan Terakhir Irak
  • 01 Feb 2013 Irak 3 – 0 Malaysia
  • 18 Jan 2013 UAE 2 – 1 Irak
  • 16 Jan 2013 Irak 1 – 1 Bahrain
  • 12 Jan 2013 Irak 2 – 0 Yemen
  • 09 Jan 2013 Irak 1 – 0 Kuwait
Lima Pertandingan Terakhir Indonesia
Prediksi susunan pemain Indonesia (4-4-2):
Endra Prast, Pahabol, Wahyu Wijiasnanto, Handi Ramdhan, Novan Setya, Okto Maniani, Taufik, Vendry Mofu, Andik Vermansyah, Mario Aibekop, Irfan Bachdim.


Sumber: Sidominews

Kumpulan Puisi Gus Mus

1 komentar

 Kau Ini Bagaimana Atau Aku Harus Bagaimana”


Kau ini bagaimana
Kau bilang aku merdeka, kau memilihkan untukku segalanya
Kau suruh aku berpikir, aku berpikir kau tuduh aku kapir


Aku harus bagaimana
Kau bilang bergeraklah, aku bergerak kau curigai
Kau bilang jangan banyak tingkah, aku diam saja kau waspadai
Kau ini bagaimana
Kau suruh aku memegang prinsip, aku memegang prinsip kau tuduh aku kaku
Kau suruh aku toleran, aku toleran kau bilang aku plin-plan
Aku harus bagaimana
Aku kau suruh maju, aku mau maju kau selimpung kakiku
Kau suruh aku bekerja, aku bekerja kau ganggu aku
Kau ini bagaimana
Kau suruh aku taqwa, khotbah keagamaanmu membuatku sakit jiwa
Kau suruh aku mengikutimu, langkahmu tak jelas arahnya
Aku harus bagaimana
Aku kau suruh menghormati hukum, kebijaksanaanmu menyepelekannya
Aku kau suruh berdisiplin, kau menyontohkan yang lain
Kau ini bagaimana
Kau bilang Tuhan sangat dekat, kau sendiri memanggil-manggilNya dengan pengeras suara setiap saat
Kau bilang kau suka damai, kau ajak aku setiap hari bertikai
Aku harus bagaimana
Aku kau suruh membangun, aku membangun kau merusakkannya
Aku kau suruh menabung, aku menabung kau menghabiskannya
Kau ini bagaimana
Kau suruh aku menggarap sawah, sawahku kau tanami rumah-rumah
Kau bilang aku harus punya rumah, aku punya rumah kau meratakannya dengan tanah
Aku harus bagaimana
Aku kau larang berjudi, permainan spekulasimu menjadi-jadi
Aku kau suruh bertanggung jawab, kau sendiri terus berucap Wallahu A’lam Bisshowab
Kau ini bagaimana
Kau suruh aku jujur, aku jujur kau tipu aku
Kau suruh aku sabar, aku sabar kau injak tengkukku
Aku harus bagaimana
Aku kau suruh memilihmu sebagai wakilku, sudah ku pilih kau bertindak sendiri semaumu
Kau bilang kau selalu memikirkanku, aku sapa saja kau merasa terganggu
Kau ini bagaimana
Kau bilang bicaralah, aku bicara kau bilang aku ceriwis
Kau bilang jangan banyak bicara, aku bungkam kau tuduh aku apatis
Aku harus bagaimana
Kau bilang kritiklah, aku kritik kau marah
Kau bilang carikan alternatifnya, aku kasih alternatif kau bilang jangan mendikte saja
Kau ini bagaimana
Aku bilang terserah kau, kau tidak mau
Aku bilang terserah kita, kau tak suka
Aku bilang terserah aku, kau memakiku
Kau ini bagaimana
Atau aku harus bagaimana
-1987-


Dalam Kereta
Bukanya aneh bukannya dalam kereta aku kembali teringat
Apakah karena gemuruh yang melintas disini

Aku kembali teringat perjalanan kita yang singkat bukan karena jarak yang dekat

Tapi jarak terlipat oleh keasikan kita yang nikmat

Tidak seperti biasa, kita begitu menjadi kanak-kanak
Bahkan kadang-kadang norak 

Tak terganggu stasiun berteriak-teriak dan suara kereta yang bergerak-gerak
Bukannya aneh kita menikmati kesendirian dalam keramaian

Stasiun demi stasiun terlewati tanpa kita sadari
Sampai kita kembali menjadi diri kita lagi

Kau dimana sekarang sayang
Lalu apa yang ada disini (dada) yang terus bergemuruh ini


KALAU KAU SIBUK KAPAN KAU SEMPAT

Kalau kau sibuk berteori saja
Kapan kau sempat menikmati mempraktekkan teori?
Kalau kau sibuk menikmati praktek teori saja
Kapan kau sempat memanfaatkannya?

Kalau kau sibuk mencari penghidupan saja
Kapan kau sempat menikmati hidup?
Kalau kau sibuk menikmati hidup saja
Kapan kau hidup?


Kalau kau sibuk dengan kursimu saja
Kapan kau sempat memikirkan pantatmu?
Kalau kau sibuk memikirkan pantatmu saja
Kapan kau menyadari joroknya?

Kalau kau sibuk membodohi orang saja
Kapan kau sempat memanfaatkan kepandaianmu?
Kalau kau sibuk memanfaatkan kepandaianmu saja
Kapan orang lain memanfaatkannya?

Kalau kau sibuk pamer kepintaran saja
Kapan kau sempat membuktikan kepintaranmu?
Kalau kau sibuk membuktikan kepintaranmu saja
Kapan kau pintar?


Kalau kau sibuk mencela orang lain saja
Kapan kau sempat membuktikan cela-celanya?
Kalau kau sibuk membuktikan cela orang saja
Kapan kau menyadari celamu sendri?

Kalau kau sibuk bertikai saja
Kapan kau sempat merenungi sebab pertkaian?
Kalau kau sibuk merenungi sebab pertikaian saja
Kapan kau akan menyadari sia-sianya?


Kalau kau sibuk bermain cinta saja
Kapan kau sempat merenungi arti cinta?
Kalau kau sibuk merenung arti cinta saja
Kapan kau bercinta?


Kalau kau sibuk berkutbah saja
Kapan kau sempat menyadari kebijakan kutbah?
Kalau kau sibuk dengan kebijakan kutbah saja
Kapan kau akan mengamalkannya?

Kalau kau sibuk berdzikir saja
Kapan kau sempat menyadari keagungan yang kau dzikiri?
Kalau kau sibuk dengan keagungan yang kau dzikiri saja
Kapan kau kan mengenalnya?

Kalau kau sibuk berbicara saja
Kapan kau sempat memikirkan bicaramu?
Kalau kau sibuk memikirkan bicaramu saja
Kapan kau mengerti arti bicara?

Kalau kau sibuk mendendangkan puisi saja
Kapan kau sempat berpuisi?
Kalau kau sibuk berpuisi saja
Kapan kau akan memuisi?

(Kalau kau sibuk dengan kulit saja
Kapan kau sempat menyentuh isinya?
Kalau kau sibuk menyentuh isinya saja
Kapan kau sampai intinya?
Kalau kau sibuk dengan intinya saja
Kapan kau memakrifati nya-nya?
Kalau kau sibuk memakrifati nya-nya saja
Kapan kau bersatu denganNya?)

“Kalau kau sibuk bertanya saja
Kapan kau mendengar jawaban!”

Aku Merindukanmu, O, Muhammadku


Aku merindukanmu, o, Muhammadku
Sepanjang jalan kulihat wajah-wajah yang kalah
Menatap mataku yang tak berdaya
Sementara tangan-tangan perkasa
Terus mempermainkan kelemahan
Airmataku pun mengalir mengikuti panjang jalan
Mencari-cari tangan
Lembut-wibawamu

Dari dada-dada tipis papan
Terus kudengar suara serutan
Derita mengiris berkepanjangan
Dan kepongahan tingkah-meningkah
Telingaku pun kutelengkan
Berharap sesekali mendengar
Merdu-menghibur suaramu

Aku merindukanmu, o. Muhammadku

Ribuan tangan gurita keserakahan
Menjulur-julur kesana kemari
Mencari mangsa memakan korban
Melilit bumi meretas harapan
Aku pun dengan sisa-sisa suaraku
Mencoba memanggil-manggilmu

O, Muhammadku, O, Muhammadku!

Dimana-mana sesama saudara
Saling cakar berebut benar
Sambil terus berbuat kesalahan
Qur'an dan sabdamu hanyalah kendaraan
Masing-masing mereka yang berkepentingan
Aku pun meninggalkan mereka
Mencoba mencarimu dalam sepi rinduku

Aku merindukanmu, O, Muhammadku

Sekian banyak Abu jahal Abu Lahab
Menitis ke sekian banyak umatmu

O, Muhammadku - selawat dan salam bagimu -

bagaimana melawan gelombang kebodohan
Dan kecongkaan yang telah tergayakan
Bagaimana memerangi
Umat sendiri? O, Muhammadku

Aku merindukanmu, o, Muhammadku

Aku sungguh merindukanmu

Untuk ali jabbar dan usman awam
Di Basrah

Inilah basrah...
tanah batu putih..
tak pernah berhenti memerah..
tak pernah lelah dijarah sejarah..

Inilah basrah...
pejuang badar bernama utbah
membangun kota ini atas perintah umar al faruq sang khalifah
Entah mantra apa yg dibaca ketika meletakkan batu pertama
Sehingga kemudian setiap jengkal tanahnya..
Tak henti-hentinya merekam nuansa seribu satu cerita

Basrah yg marah.. basrah yg merah..
basrah yg ramah.. basrah yg pasrah..

Kota yg terus membatasi penduduknya
dengan menambah jumlah syuhada..

Inilah basrah..
disini ali dan aisyah.. menantu dan istri nabi
mengumpulkan dendam amarah..
ghirah terhadap keyakinan kebenaran ..
setelah mengantarkan az zubair dan al haq,
hawari-hawari nabi ke taman kedamaian abadi yg dijanjikan

Inilah basrah..
Di sini abu musa dan abul hasan
mematrikan nama al as’ari pada lempeng sejarah
Inilah basrah..
di sini berbaur seribu satu aliran
Di sini sunnah, syiah dan mu’tazilah,
masing-masing bisa menjadi bid’ah
Di sini berhala pemutlakkan pendapat terkapar oleh kekuasaan fitrah ..

Inilah basrah.. mimbar khalwat al hasan al bashari dan rabi’ah ..
Inilah basrah.. tempat bercanda abu nuas dan walibah ..
Inilah basrah.. tempat al musayyab dan syair2nya
menghidupkan mirwat yang wah..

Inikah basrah...
tangan takdir penuh misteri
menuntunku.. tamu tak diundang ini kemari
Aku menahan nafas...
Inikah basrah...

Inilah basrah.. setelah perang irak iran
Korma-korma yg masih pucat melambai ramah..
Para pemuda, gadis, dan bocah
menyanyi dan menari tahnyiah
untuk penyair mirbat yg berpesta merayakan
entah kemenangan apa

Di sini jumat siang 25 jumadil ula
Sehabis menelan dan memuntahkan puisi-puisi kebanggaan
Ratusan penyair dengan garang berhamburan menyerang kambing-kambing guling..
Ikan-ikan shatul arab yg dipanggang kering
Nasi samin dan roti segede-gede piring..
anggur dan korma kemurahan basrah..
Aku dilepas takdir ke tengah-tengah mereka..
mengeroyok meja makan yg panjang..
menelan puisi dan saji ..
sambil kuperhatikan wajah-wajah para penyair,.
Kalau-kalau…, ah…
sampai walibah dan abu nawas pun tak tampak ada..

Inilah basrah…
bersama para penyair yg lapar.. kutelan semuanya..
Bersama-sama menghabiskan apa yang ada..
sampai mentari ditelan bumi..
Dan aku pun tertelan habis-habisan..
Basrah mulai gelap…
barangkali adzan maghrib sudah dikumandangkan..
tapi tampaknya tak satupun yg mendengarnya..
Kami kekenyangan semua..

Dan aku, sambil bersendawa,
merogoh saku mencari-cari rokokku..
terasa kertas-kertas lusuh sanguku dari rumah..
puisi-puisi sufistik untuk al bashari dan rabi’ah..
Tiba-tiba.. aku ingin muntah..
Kulihat kedua zahid basrah itu.. di sudut sana sedang berbuka
hanya dengan air mata..

Aku ingin lari bersembunyi tapi kemana..
Tuhan.., berilah aku setetes saja air mata mereka..
untuk mencairkan batu di dadaku..
Basrah.. tolong, jangan rekam kehadiranku..

Basrah, 1410 H

***


Lirboyo, Kaifa Hall....


Lirboyo,
Masihkah tebu-tebu berderet manis melambai di sepanjang jalan menyambut langkah gamang santri anyar menuju gerbangmu?  Ataukah seperti di mana-mana pabrik-pabrik dan bangunan bangunan bergaya spanyolan yang angkuh dan genit menggantikannya?

Lirboyo,
Masikah mercusuar-mercuar petromak sepembuluh bambu setia menemani para santri barsaharul layali? Ataukah seperti di mana-mana neon-neon kebiruan yang berjaga kini seperti bola-bola lampu menggantikan teplok-teplok gothakan?

Lirboyo,
Masihkah shorof dan i'lal dihafal diserambi, dapur dan pematang? Dan senandung alfiah membuai merdu? Ataukah seperti di mana-mana santri lebih suka menghafal lagu-lagu dan alunan dangdut dari transistor modern masa kini?

Lirboyo,
Masihkah musyawarah pendalaman ilmu dan halaqoh-halaqoh menghidupkan malam-malam penuh ghirah dan himmah? Ataukah seperti di mana-mana diskusi-diskusi sarat ietilah tanpa kelanjutan dinilai lebih bergengsi dan bergaya?

Lirboyo,
Masihkah sari-sari pikiran al Ghazaly dikaji sore dan setiap saat dicontohkan dalam perilaku Bapak Kiai? Ataukah seperti di mana-mana penggalan-penggalan kata-kata mutiara dianggap lebih bermakna salam kaligrafi dan majalah-majalah?

Lirboyo,
masihkah santri-santri bersama-sama melakukan sholat setiap waktu dalm derajat ganjaranya yang berlipat da puluh tujuh? Ataukah seperti di mana-mana orang merasa tak punya waktu sibuk memburu saat-saat kesendirian untuk diri sendiri?

Lirboyo,
Masihkah Mbah Manab, Mbah Marzuqi, dan Mbah Mahrus memercikkan tsawab berkah dala, suksesi ilmu dan amaliyah? Ataukah di mana-mana mereka tidak punya arti apa-apa kecuali buat dikenang sesekali dalam upacara haul yang gegap gempita?

Lirboyo,
Masihkah senggotmu tersa berat bagi penimbanya? Ataukah lebih beraat lagi?
 
Lirboyo,
Kaifa Hal? Bagaimana kabar Gus Idris, Gus War, Gus Imam, Gus Maksum?
Lirboyo,
Di mana-mana ada lirboyo
Di mana-mana ada Mbah Manab
Di mana-mana ada Mbah Marzuqi
Di mana-mana ada Mbah Mahrus
Dari senggotmu mereka menimba
Lirboyo,
Aku Rindu Kau...!!!

Gandrung


 
o, damaiku, o resahku
o teduhku, o terikku
o gelisahku, o tentramku
o, penghiburku, o fitnahku
o harapanku, o cemasku
o tiraniku,
selama ini
aku telah menghabiskan umurku
untuk entah apa. di manakah
kau ketika itu, o, kekasih ?
mengapa kau tunggu hingga
aku lelah
tak sanggup lagi
lebih keras mengetuk pintumu
menanggung maha cintamu ?
benarkah
kau datang kepadaku
o, rinduku,
benarkah ?
Negeri Teka-Teki


Jangan tanya, tebak saja
Jangan tanya apa
Jangan tanya siapa
Jangan tanya mengapa
Tebak saja
Jangan tanya apa yang terjadi
Apalagi apa yang ada dibalik kejadian
Karena disini yang ada memang
Hanya kotak-kotak teka-teki silang
Dan daftar pertanyaan-pertanyaan
Jangan tanya mengapa
Yang disana dimanjakan
Yang disini dihinakan, tebak saja
Jangan tanya siapa
Membunuh buruh dan wartawan
Siapa merenggut nyawa yang dimuliakan Tuhan
Jangan tanya mengapa, tebak saja
Jangan tanya mengapa
Yang disini selalu dibenarkan
Yang disana selalu disalahkan, tebak saja
Jangan tanya siapa
Membakar hutan dan emosi rakyat
Siapa melindungi penjahat keparat
Jangan tanya mengapa, tebak saja
Jangan tanya mengapa
Setiap kali terjadi kekeliruan
Pertanggungjawabannya tak karuan
Tebak saja
Jangan tanya siapa
Beternak kambing hitam
Untuk setiap kali dikorbankan, tebak saja
Jangan tanya siapa
Membungkam kebenaran
Dan menyembunyikan fakta
Siapa menyuburkan kemunafikan dan dusta
Jangan tanya mengapa, tebak saja
Jangan tanya siapa
Jangan tanya mengapa
Jangan tanya apa-apa
Tebak saja

Rembang, Oktober 1997

Dari Berbagai Sumber

Evolusi HIV sejak 16 Juta Tahun Lalu

2 komentar

Studi menunjukkan, Human Immunodeficiency Virus (HIV) yang menyebabkan AIDS tak muncul serta-merta, tetapi lewat proses evolusi yang panjang. Diduga, evolusi yang menciptakan spesies ini berlangsung sejak 5-16 juta tahun lalu.

Ilmuwan dari University of Washington dan Fred Hutchinson Cancer Research Center di Seattle menyimpulkan hal tersebut setelah mempelajari jejak genetik dari virus serupa HIV pada beragam primata, seperti orangutan, simpanse, gorila, dan monyet.

Virus HIV dan penyakit AIDS pertama kali ditemukan pada abad 20. Namun, peneliti menduga bahwa proses evolusi yang berujung pada terciptanya virus ini dimulai sejak 16 juta tahun lalu. Pertama kali, virus serupa HIV menjangkiti golongan primata. Virus serupa HIV yang menjangkiti primata diketahui ialah jenis lentivirus.

Studi genetik mengungkap, sepupu dari virus HIV diduga juga telah muncul kira-kira 10.000 tahun lalu. Namun, virus tersebut diabaikan. Virus terus berevolusi sehingga pada abad 20 dijumpai HIV yang menyerang manusia.

Michael Emerman dari Fred Hutchinson Cancer Research Center mengungkapkan, "Studi kami mengungkap, sementara lentivirus pada primata memiliki konsekuensi kesehatan bagi manusia, mereka punya asal-usul dari primata non-manusia."

Berkomentar tentang hasil riset, Sam Wilson dari Center for Virus Research, University of Glasgow, seperti dikutip BBC, Jumat (25/1/2013), mengatakan, "Riset ini membantu kita memahami bagaimana virus bekerja. Harapannya ini bisa diwujudkan dalam terapi di masa depan."

Populasi manusia yang terjangkit HIV kini diperkirakan sebanyak 34 juta. Hingga saat ini, infeksi HIV dan AIDS sebagai konsekuensinya belum dapat diobati.
Sumber :
Kompas.Com

Andik Bawa Indonesia Pecahkan Rekor Baru

0 komentar

DokarKita- Setelah sekian lama Timnas Indonesia tidak pernah menang melawan Singapura, Indonesia baru mampu mengalahkan Singapura pada lanjutan pertandingan Piala AFF Suzuki Cup 2012. Kemenangan tersebut terjadi setelah Andik Vermansyah mencetak gol semata watangnya.

setelah Indonesia bermain imbang 0-0 pada babak pertama, Andik Vermansyah di masukkan oleh pelatih Nil Maizar menggantikan Ellie Aiboy.

pada awal-awal babak kedua Indonesia lumayan menguasai jalannya pertandingan, namun Singapura mendapatkan kesempatan emas terlebih dahulu lewat tandukan dari pemain jangkung mereka, Fachrudin. Namun sayang, tandukannya masih mengenai mistar gawang.

pada menit ke 65, pemain Singapura Irwan, menackling kaki Andik sehingga dihadiahi kartu kuning kedua oleh wasit. menhadapi 10 pemain, Indonesia semakin gencar melancarkan serangan kejantung pertahanan Singapura..

Akhirnya pada menit ke 87, Andik berhasil memanfaatkan tendangan bebas hasil pelanggaran Shi Jiayi terhadapnya. Tendangan melengkung Andikpun tak dapat dijangkau oleh kiper Timnas Singapura.

Sebenarnya Andik mampu menambah pundi-pundi golnya jika kecohan dari Andik tidak terbaca oleh kiper.

"Masyarakat boleh membenci KPSI ataupun PSSI, namun jangan membenci Timnas. karena kami sangat butuh doa dari Masyarakat". (Andik Vermansyah)

Laos Tahan Imbang Indonesia

0 komentar

BUKIT JALIL, KOMPAS.com — Laos, tim kecil yang dulu sering dihajar Indonesia, kini cukup memberi pukulan balasan. Mereka mampu menahan "Garuda" 2-2 pada pertandingan pertama Grup B Piala AFF 2012 di Stadion Bukit Jalil, Minggu (25/11/2012).

Pada pertandingan yang hanya dilakukan 10 lawan 10 orang sejak menit ke-34 itu, Laos mencetak gol lewat Khampheng Sayavutthi dan Keoviengpheth. Gol Indonesia disumbangkan Raphael Maitimo dan Vendy Mofu.

Hasil ini cukup menyulitkan Indonesia. Mereka harus mengalahkan Singapura dan tuan rumah Malaysia di laga berikutnya dan itu bukan pekerjaan mudah mengingat dua lawan berikutnya memiliki kualitas lebih baik dibandingkan Laos.

Seperti dilaporkan wartawan Kompas.com, Ary Wibowo, dari Bukit Jalil, Laos mencoba menekan lebih dulu, tetapi Indonesia mendapat peluang pertama. Pada menit ke-5, umpan silang Andik Vermansyah mengarah ke Irfan Bachdim. Sayang, meski tak terkawal, sundulan Irfan masih melambung di atas gawang.

Lima menit kemudian, Irfan kembali membuang peluang emas. Lagi-lagi, umpan silang Andik sangat manis di depan gawang Laos. Irfan mampu memotong bola, tapi terblok kiper Laos. Bola kembali kepadanya, yang kali ini tendangannya melambung. Empat menit kemudian, tendangan Bambang Pamungkas ke arah gawang Laos, memotong umpan Andik, juga masih terblok bek lawan.

Asyik menyerang, Indonesia sering kurang sigap menghadapi serangan balik. Pada menit ke-27, kiper Endra Prasetya sampai harus maju menghadang lawan. Sayang, tindakannya dianggap pelanggaran. Dia diberi kartu merah dan Indonesia dihukum tendangan penalti. Kiper Wahyu Tri yang menggantikan Okto Maniani gagal menghalau bola tendangan penalti yang dilakukan Khampheng Sayavutthi.

Pada menit ke-33, Laos juga harus bermain 10 orang. Sophia Saysana terkena kartu merah karena melakukan pelanggaran berat kepada Andik Vermansyah.

Memasuki babak kedua, Indonesia mencoba lebih cermat dalam menyerang. Namun, beberapa peluang belum bisa diselesaikan menjadi gol. Sementara serangan balik Laos sesekali juga mengancam.

Namun, pada menit ke-60, gawang Indonesia benar-benar terancam. Tendangan bebas Laos mengarah ke gawang, tapi masih bisa ditepis Wahyu Tri.

Setelah beberapa kali terancam serangan balik, Indonesia mulai mengancam saat memasuki menit ke-72. Tonnie Cussel sempat hanya berhadapan dengan kiper lawan, tetapi kurang cermat memanfaatkan peluang. Tak lama, gantian Indonesia yang tertekan dan sering kewalahan menghadapi serangan balik lawan.

Pada menit ke-79, gawang Wahyu Tri kebobolan. Keoviengpheth berhasil melewati pertahanan Indonesia dan melepaskan tendangan ke pojok kiri gawang Indonesia.

Tertinggal, Indonesia mencoba bangkit. Pada menit ke-90,  Vendy Mofu mencetak gol penyama kedudukan. Serangan diawali Andik Vermansyah yang melakukan tendangan ke gawang. Kiper Laos mampu mengeblok, tapi bola jatuh langsung disambar Mofu dan gol. Kedudukan 2-2 bertahan hingga pertandingan berakhir.

Indonesia: 22-Endra Prasetya; 4-Novan Setya Sasongko, 3-Raphael Guillerm Maitimo, 13-Wahyu Wijiastanto, 2- Handi Ramdan (6-Fachruddin 70); 7-Taufiq, 10-Andik Vermansyah, 28-Oktovianus Maniani (12-Wahyu Tri 29), 33-Tonnie Harry Cussel; 10-Irfan Bachdim, 20-Bambang Pamungkas (26-Vendy Mofu)
Pelatih: Nil Maizar

Laos: 1-Sengphachan Bouthisanh; 4-Ketsada Souksavanh, 5-Khampoumy Hanevilay, 7-Soukaphone Vongchiengkham, 9-Visay Phaphovanin (11-Khonesavnh Sihavong 72), 12-Phatthana Syvilay, 13-Vilayout Sayyabounsou, 14-Sophia Saysana, 15-Viengsavanh Sayyaboun, 19-Kovanh Namthavixay (8-Keoviengpheth), 20-Khampheng Sayavutthi
Pelatih: Kokichi Kimura

Sumber: http://bola.kompas.com/

Jadwal Banyuwangi Festival 2012

2 komentar

 1. Festival Anak Yatim, 15 November 2012 (15.00 - 20.00) Gesibu Blambangan




2. Parade Gandrung Sewu, 17 November 2012 (15.00 WIB) Pantai Boom




3. Banyuwangi Jass festival, 17 November 2012 (19.00 WIB) Gesibu, Blambangan


4. Banyuwangi Ethno Carnival, 18 November 2012 (12.00 - 15.30 WIB)




5. Pagelaran Wayang Kulit Ki Enthus, 23 November 2012 at Alun - alun Genteng


6. International Cross Championship, 1-2 Desember 2012 at Stadion Diponegoro


7. International Banyuwangi Tor de Ijen, 7 - 9 Desember 2012


8. Konser Band Ungu, 12 Desember 2012 ( 19.00 WIB ) Stadion Diponegoro


9. Festival Kuwung, 22 Desember 2012 ( 12.30 WIB ) 


9. Malam Resepsi HARJABA Ke-241, 22 Desember 2012 (Mulai Pukul 19.00 WIB) Alun-alun Blambangan


Sumber: http://www.banyuwangikab.go.id/

Pagelaran Wayang Kulit Pada Banyuwangi Festival

0 komentar

APA?
Sebuah atraksi budaya yang menjadi alternatif hiburan bagi masyarakat Banyuwangi dalam rangkaian Banyuwangi Festival.

KENAPA?
Karena pemerintah ingin memberikan alternatif hiburan diantara berbagai even yang digelar dalam rangkaian Banyuwangi Festival. Selain menghibur, Pagelaran wayang mampu menyebarkan nilai-nilai kebijakan dan keluhuran masa lalu yang sering relevan dengan masa kini.
Dipilihnya Dalang KI Enthus Susmono karena ia merupakan salah satu dalang kondang dan terbaik yang dimiliki negeri ini. Pikiran dan darah segarnya mampu menjawab tantangan dan tuntutan yang disodorkan oleh dunianya, yaitu jagat pewayangan. Gaya sabetannya yang khas, kombinasi sabet wayang golek dan wayang kulit membuat pertunjukannya berbeda dengan dalang-dalang lainnya.
Didukung eksplorasi pengelolaan ruang artisitik kelir menjadikan lakon-lakon yang ia bawakan bak pertunjukan opera wayang yang komunikatif, spektakuler, aktual, dan menghibur.

DETAIL EVENT
Event : PAGELARAN WAYANG KULIT
Dalang : Ki Enthus Susmono
Hari/tgl : Jumat, 22 November 2012
Lokasi : Alun-alun Kecamatan Genteng

LAKON : Pendowo Syukur
(Ki Enthus akan membawa penonton Banyuwangi menjelajahi kejayaan
masa lalu dalam balutan fragmen heroik yang penuh nilai)

KISAH PANDAWA SYUKUR
Alkisah, setelah Pandawa berhasil membuka hutan Wanamarta dan berhasil mendirikan negara Amarta atau Indraprastha. Sebagai tanda syukur kepada Tuhan mereka menyelenggarakan sesaji Raja Suya. Yaitu suatu selamatan yang harus dihadiri 100 raja.
Sementara itu tempat lain yakni Kerajaan Giribaja, dengan Prabu Jarasanda juga berencana mengadakan sesaji yakni Sesaji Kalalodra. Sesaji ini kebalikan dari Sesaji Raja Suya yakni mensyaratkan 100 raja untuk dikorbankan sebagai tumbal. Negara Giribaja telah berhasil mengumpulkan 97 raja yang sudah dipenjarakan, sehingga kurang tiga raja. Untuk melengkapinya, Supala dan balatentara Kerajaan Giribaja diutus oleh Jasaranda untuk menaklukkan Puntadewa raja Amarta, Kresna raja Dwarawati, dan Baladewa raja Madura. Mereka ialah tiga raja yang belum berhasil ditaklukkan.
Para Pandawa telah memutuskan, bahwa mereka akan membebaskan raja-raja yang menjadi tawanan Prabu Jarasanda.. Maka berangkatlah Prabu Puntadewa, Werkudara, Arjuna, Nakula dan Sadewa disertai Prabu Kresna.Untuk membebaskan para raja yang ditawan, Kresna, Bima, dan Arjuna dari Pandawa menyamar sebagai brahmana dan berhasil menyusup ke Negara Giribraja dan menantang Prabu Jasaranda. Dan Pertempuran-pun terjadi. Namun Prabu Jarasanda susah dikalahkan. Berkali kali gada Rujakpolo menghantam kepala Prabu Jarasanda, tetapi bagaikan tak dirasa. Werkudara mundur mendatangi Kresna. Kresna memberi tahu bahwa matinya Prabu Jarasanda harus disigar/dibelah kembali. Werkudara kembali perkelahianpun terjadi, Werkudara segera menangkap kedua kaki Jarasanda, dan menarik kaki kiri kekiri dan kaki kanan kekanan sehengga tubuh Jarasanda terbelah seperti waktu kelahirannya, dan tewaslah ia. Dan raja-raja yang ditawan dapat dibebaskan. Di akhir cerita, dengan sukarela ke-97 raja bersama dengan tiga raja bergabung untuk mendukung terlaksananya Sesaji Raja Suya.

Sumber:http://www.banyuwangikab.go.id/

Air Mars dan Bumi Berasal dari Sumber yang Sama

0 komentar

HOUSTON, — Air di Mars dan Bumi berasal dari sumber yang sama, meteorit yang mendarat di planet tersebut dalam masa awal pembentukannya.

Ilmuwan menganalisis komposisi dua batuan langka Mars yang mendarat di Bumi sebagai meteorit. Analisis menunjukkan bahwa air yang ada di planet merah itu berasal dari benda langit yang sama.

Hasil riset ini berlawanan dengan pandangan bahwa air di Bumi dan Mars berasal dari komet. Air berasal dari meteorit chondrite yang memiliki mineral yang bisa terintegrasi dengan planet tempatnya mendarat.

"Meteorit itu memiliki cairan basalt, cairan basalt yang berbeda dengan hasil erupsi gunung berapi di Hawaii," kata John Jones, peneliti di Johnson Space Center, Badan Penerbangan dan Antariksa NASA, di Houston.

Meteorit yang dianalisis merupakan sampel murni yang memiliki unsur-unsur yang mudah menguap di lingkungan Mars. Meteorit tersebut juga merepresentasikan dua sumber air berbeda di Mars.

Salah satu meteorit berasal dari lapisan mantel Mars, dengan kuantitas air di wilayah itu sama dengan hidrogen di Bumi. Sementara meteorit lain diperkaya dengan unsur-unsur yang terdapat di lapisan dangkal dan atmosfer Mars.

Meteorit yang berasal dari mantel menunjukkan bahwa bagian dalam Mars kering. Meteorit lainnya menunjukkan bahwa permukaan Mars pernah sangat basah pada suatu waktu.

"Ada beberapa teori yang bersaing dalam menerangkan keberagaman komposisi meteorit Mars. Hingga studi ini, belum ada bukti langsung bahwa lava primitif memiliki material dari permukaan Mars," ungkap Tomohiro Usui, pemimpin studi ini, seperti dikutip Space, Selasa (20/11/2012). 

Sumber: KOMPAS.COM

Chelsea berhasil balas dendam

0 komentar

Chelsea berhasil mengalahkan Manchester United 5-4 pada pertandingan babak 16 besar Piala Liga Inggris yang dramatis di Stamford Bridge, Rabu (31/10) malam.

Babak Pertama

Setelah lelah secara fisik dan mental pada pertandingan Liga Primer akhir pekan lalu, yang dimenangkan United 3-2 melalui sejumlah keputusan kontroversial wasit Mark Clattenburg, kedua tim seperti bersepakat mengistirahatkan beberapa pemain inti. Para pemain muda dan pelapis diberi kesempatan unjuk gigi. Cesar Azpilicueta, Oriol Romeu, Lucas Piazon, dan Victor Moses dari kubu tuan rumah; sedangkan Alexander Buttner, Michael Keane, Scott Wootton, dan Darren Fletcher dari tim tandang.

Chelsea memainkan kombinasi umpan-umpan cepat dengan mengandalkan kecepatan para pemain seperti Moses, yang tampil menonjol sepanjang babak pertama. Namun, belum lagi mampu menciptakan peluang yang membahayakan gawang Anders Lindegaard, gawang Petr Cech bobol karena kelengahan Romeu pada menit ke-22.

Diawali tendangan bebas Buttner yang melebar, Cech dengan cepat mengambil tendangan gawang. Romeu rupanya tidak sigap menjaga bola sehingga bisa dijangkau kaki Luis Nani. Bola mengarah ke hadapan Ryan Giggs. Dengan sudut tembak yang terbuka, Giggs melesakkan bola ke tiang dekat tanpa bisa dijangkau Cech.

Penampilan Buttner yang rentan saat bertahan menyebabkan gol balasan Chelsea sembilan menit berselang. Beberapa kali diserbu para pemain Chelsea di sektornya, Buttner melakukan kesalahan dengan menjatuhkan Moses yang sedang berakselarasi di area terlarang. Wasit Lee Mason menghukumnya dengan tendangan penalti. David Luiz berhasil menjadi algojo meski arah sepakannya bisa ditebak Lindegaard.

Ketika skor sama kuat seperti akan bertahan hingga turun minum, Javier "Chicharito" Hernandez menghentak tuan rumah. Lagi-lagi gol diawali dengan kesalahan pemain Chelsea. Luiz salah memberikan umpan sehingga memudahkan Chicharito untuk menaklukkan Cech. Roman Abramovich, yang menyaksikan laga didampingi Andriy Shevchenko di tribun kehormatan stadion, tampak tidak terkesan.

Babak Kedua

Di awal babak kedua, Chelsea segera memberikan perlawanan untuk menyamakan kedudukan. Setelah tendangan Juan Mata yang berhasil diblok ke luar lapangan, Chelsea menyarangkan gol penyeimbang pada menit ke-52. Tendangan penjuru diambil sendiri oleh Mata dan disambut Gary Cahill dengan sundulan yang mantap.

United pun tak berlama-lama guna mengembalikan keunggulan. Tujuh menit berselang, Nani menjebol gawang Cech setelah melakukan kombinasi satu-dua dengan Anderson. Gol ini sedikit banyak membuktikan kalau seorang pemain pun bisa mencetak gol cantik meski sebelumnya tampil tidak mengesankan.

Sebelumnya, beberapa pergantian dilakukan kedua tim. Buttner keluar untuk memberi tempat kepada Nick Powell; sedangkan Chelsea justru mempertahankan Romeu dan memilih menarik Mikel untuk memasukkan Ramires. Menit 55, Eden Hazard dimasukkan untuk Piazon, yang tak berkutik sepanjang laga.

Sundulan Moses nyaris mengembalikan kedudukan sama kuat pada menit ke-66. Ancaman tuan rumah belum berhenti. Ramires mendapat celah di depan kotak penalti dan melepaskan tembakan, tapi bola melebar. Berikutnya giliran Azpilicueta melepaskan sundulan yang tidak tepat sasaran.

Serangan Chelsea secara bertubi-tubi mendera pertahanan United hingga menit terakhir pertandingan. Segala cara sudah dilakukan tuan rumah, termasuk memainkan bidak terakhir pergantian pemain. Masuknya Oscar menggantikan Romeu pada menit ke-71 kian menghidupkan ancaman Chelsea. Tapi sebuah tendangan kerasnya dari luar kotak penalti dapat dipatahkan Lindegaard.

Selain itu, peluang yang didapat Moses, Mata, dan Sturridge juga tidak mampu menundukkan Lindegaard. Upaya Chelsea baru membuahkan hasil memasuki menit keempat tambahan waktu. Wootton dengan ceroboh menjatuhkan Ramires yang sedang berancang-ancang menembak bola. Penalti lagi untuk Chelsea! Dengan dingin Hazard menaklukkan Lindegaard guna memaksa pertandingan diperpanjang dua kali 15 menit.

Perpanjangan Waktu

Pertandingan tetap berjalan menarik. Kali ini giliran United yang melakukan kesalahan sehingga dapat dimanfaatkan Chelsea untuk menciptakan gol. Kesalahan pemain belakang dalam mengantisipasi serbuan dimaksimalkan Sturridge pada menit ketujuh babak perpanjangan waktu. Untuk kali pertama dalam pertandingan ini Chelsea akhirnya berhasil memimpin.

Setelah gol terjadi cekcok antara Nani dan Oscar yang berujung kartu kuning untuk keduanya. Akibat insiden ini, pendukung tuan rumah mencemooh Nani setiap kali memperoleh bola. Chelsea pun kian di atas angin terbukti dengan peluang susulan yang diperoleh Cahill dan Sturridge.

Pertandingan berjalan kian terbuka memasuki babak kedua perpanjangan waktu. United membutuhkan gol penyeimbang untuk menyelamatkan peluang lolos ke perempat-final Piala Liga. Tapi, mereka kesulitan menembus pertahanan tuan rumah yang mulai percaya diri.

Gawang Lindegaard justru kembali bobol pada menit ke-116. Diawali serbuan balik nan kilat, Hazard menyisir sektor kanan pertahanan United dan membelah pertahanan United. Tipuannya diakhiri dengan umpan kepada Ramires yang berlari dari lini kedua. Tanpa kawalan, Ramires memperdaya Lindegaard dan menyarangkan gol kelima Chelsea pada pertandingan ini.

Sulit membalikkan kedudukan dengan sisa waktu yang ada. Kapten United Giggs bahkan memperoleh kartu kuning seakan menandakan rasa frustrasi sekaligus tidak percaya timnya yang tak mampu menjaga keunggulan. Tapi, pertandingan belum berakhir! Persis pada menit ke-120 Chicharito dilanggar dua bek Chelsea sehingga wasit memberikan penalti ketiga dalam pertandingan ini. Giggs melesakkan bola dari titik putih sekaligus membangkitkan harapan.

Sayangnya, harapan tinggal harapan. Skor 5-4 untuk Chelsea bertahan hingga wasit Mason menghentikan laga. Hazard bahkan berpeluang melesakkan gol tambahan kalau saja tendangannya di menit terakhir tidak menghantam tiang gawang.

Tidak hanya selamat dari kekalahan ketiga beruntun di segala ajang, Chelsea berhasil membalas dendam kekalahan kontroversial akhir pekan lalu.
Goal.com